Rabu, 19 November 2008

Tower Sharing ?

Dengan semakin banyaknya jumlah operator selular di Indonesia menyebabkan jumlah perangkat terutama jumlah tower di indonesia semakin banyak, saat ini saja sudah lebih dari 8 operator baik itu operator selular maupun fix selular diantaranya seperti bakrie telecom, smart, dan flexi menyebabkan persaingan bisnis di sektor telekomunikasi terutama selular makin menghebat hal ini juga mengakibatkan banyaknya tower baru menjamur.

Tower-tower baru ini secara otomatis mengakibatkan pemandangan terganggu, hal ini mungkin dialami oleh kota-kota besar seperti Jakarta, sehingga pemda DKI Jakarta mengusulkan supaya para operator melakukan merger towernya atau melakukan sharing tower. Secara technical sebenarnya memungkinkan supaya satu tower bisa dipakai oleh lebih dari dua operator, tetapi juga pemerintah harus menganti biaya tower yang harus dirubuhkan.

Selain itu tidak setiap tower bisa dirobohkan atau dilakukan sharing, dalam ini tower yang berjenis simpul, backbone atau untuk keperluan BSC tidak bisa dilakukan sharing, karena hal ini menyangkut keamanan dan kerahasiaan, tetapi untuk melakukan ini juga dioerlukan pembicaraan lebih lanjut karena banyak aspek yang juga harus dibicarakan.

Seja o primeiro a comentar